Facebook Sempat Dikira Mati Karena Serangan DDos, Apa Itu DDos

Facebook Sempat Dikira Mati Karena Serangan DDos, Apa Itu DDos

Facebook Sempat Dikira Mati Karena Serangan DDos, Apa Itu DDos

Facebook Sempat Dikira Mati Karena Serangan DDos, Apa Itu DDos

SABUNG AYAM – Hal yang menghebohkan terjadi hari ini, karena tiba-tiba ada pemadaman server pada media sosial terpopuler yaitu, Facebook.

Prediksi Togel Paling Jitu – Banyak yang berspekulasi bahwa kejadian tersebut, karena diakibatkan oleh peretasan hacker melalui serangan DDos.

Namun pihak Facebook sudah mengkonfirmasi langsung lewat postingan Twitter-nya, kalau masalah ini bukan karena pihak ketiga atau serangan DDos.

Bagi orang awam, DDos sendiri sesuatu yang terdengar sangat asing ditelinga bukan? lalu apa itu DDos?

Sebelum kita menuju DDos, sebaiknya kita harus mengenal dahulu apa arti dari Dos sendiri.

Serangan DoS (Denial of Service) adalah jenis serangan cyber yang bekerja di mana pelaku akan membuat mesin atau sumber daya komputer yang dituju tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar.

Sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.

Sedangkan, Distributed Denial of Service (DDos) adalah salah satu jenis serangan Denial of Service yang menggunakan banyak host penyerang untuk menyerang satu buah host target dalam sebuah jaringan.

Dikutip dari Wikipedia, serangan Denial of Service klasik bersifat “satu lawan satu”, sehingga dibutuhkan sebuah host yang kuat.

Baik itu dari kekuatan pemrosesan atau sistem operasinya, demi membanjiri lalu lintas host dari target.

Sehingga mencegah klien yang valid untuk mengakses layanan jaringan pada server yang dijadikan target serangan.

Informasi tambahan, Serangan DDoS ini menggunakan teknik yang lebih canggih dibandingkan dengan serangan Denial of Service yang klasik.

DDoS sendiri dapat meningkatkan serangan beberapa kali dengan menggunakan beberapa buah komputer sekaligus.

Maka, dapat mengakibatkan server atau keseluruhan segmen jaringan dapat menjadi “tidak berguna sama sekali” nantinya.

Tekhnik ini umumnya dipakai oleh beberapa hacker profesional untuk meretas website besar.

Bukan hal aneh bila perusahaan sebesar Facebook mengalami server down, banyak orang yang menyebutkan itu karena serangan DDoS.

Saat artikel ini dibuat, server Facebook sendiri sudah mengalami perbaikan.

Selain itu, penanganan Facebook down ini terhitung sangat lama, bahkan dalam data Down Detector, terhitung 9 jam pemadaman server pada Facebook.

Sebenarnya, bukan hanya Facebook saja yang mengalaminya, kedua aplikasi yang bernaung dalam perusahaan yang sama yakni, Instagram dan Whatsapp juga down.

Ketiga aplikasi tersebut bahkan menjadi bahan pembicaraan sampai membuat tagar top trending.