Sudah Ada Sejak Dahulu Inilah Tuntunan untuk Para Petani

Pantai4d

Sudah Ada Sejak Dahulu Inilah Tuntunan untuk Para Petani

Sudah Ada Sejak Dahulu Inilah Tuntunan untuk Para Petani

Sudah Ada Sejak Dahulu Inilah Tuntunan untuk Para Petani

Sebelumnya pernah dibicarakan tentang sistem penanggalan tradisional di Indonesia. Sistem penanggalan pun mengatur dengan kegiatan masyarakat, ciri-ciri jasmani tumbuhan, gejala alam, dan lain-lain.

Sistem kalender “Pranata Mangsa” juga dipakai untuk kepentingan bercocok tanam atau pun menangkap ikan. Kalender Pranata Mangsa ini mempunyai sistem dan diciptakan menurut pada peredaran Matahari. Pranata Mangsa mempunyai siklus 365 hari

Siklus yang dipunyai oleh kalender ini yaitu satu tahun dengan periode 365 atau 366 hari. Bahkan masing-masing rentang waktu, ada tuntunan untuk para petani.

Berikut ialah tuntunan untuk semua petani menurut keterangan dari Pranata mangsa (Keraton Surakarta) :

1. Kasa (Kartika) 22 Jun-1 Agt : Sesotyå murcå ing embanan (“Intan jatuh dari wadahnya” > daun-daun berjatuhan) Sotyå sinåråwèdi

Pada rentang masa-masa ini, bimbingan untuk semua petani yaitu saatnya menghanguskan jerami dan mulai menempatkan palawija. Jerami di sini antara beda hasil samping usaha pertanian laksana tangkai dan batang tumbuhan serealia yang sudah kering, sesudah biji-bijiannya dipisahkan.

2. Katelu (manggasri) 25 Ags – 17 Sept : Sutå manut ing båpå (“anak menurut keterangan dari bapaknya”) Wiji tuwuh sinimpèn.

Tuntunan rentang masa-masa ini untuk semua petani ialah saatnya mengawali panen palawija. Palawija tersebut ialah Jagung, Kacang hijau, Kedelai, Singkong, Kentang, Ubi, Wortel, Mentimun, Oyong, Kacang panjang, dan Talas. Pada ketika ini pun terjadi perkembangan rebung atau tunas bambu.

3. Kapat (Sitra) 18 Sept – 12 Okt : Waspå kumembeng jroning kalbu (“Air mata menggenang dalam kalbu” > mata air mulai menggenang) Lunglungan tumelung.

Di samping panen palawija, pada rentang masa-masa ini ialah waktu yang tepat guna Padi Gaga, yaitu Jenis padi yang tidak tidak sedikit membutuhkan air dan pun pengolahanya lumayan mudah.

4. Kalima (Manggala) 13 Okt – 8 Nov : Pancuran mas sumawur ing jagad (“Pancuran emas menyirami dunia”) Pancuran muncar.

Pada ketika ini, semua petani diwajibkan untuk dibetulkan selokan sawah dan menciptakan tempat mengalir air di pinggir sawah. Di samping itu, petani juga dapat mulai menyebar padi gaga.